Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Rabu, 30 November 2022 07:00 WIB
DPRD dan Bupati Anambas Sepakati APBD Tahun 2023 Sebesar Rp 1,263 Miliar
<p style="text-align: justify;"><strong>BATAMTODAY.COM, Anambas</strong> - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar rapat paripurna pengesahan Ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023 menjadi Perda dengan asumsi pendapatan sebesar Rp 1,263 miliar.</p> <p style="text-align: justify;">Subliminal dibacakan pendapat akhir Fraksi PDIP Plus, menyampaikan, meminta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas itu secara serius merealisasikan penerimaan pendapatan sebagaimana target yang telah ditetapkan bahkan hendaknya lebih tinggi dari target. Hal ini penting untuk menghindari terjadinya defisit anggaran di tahun 2023 yang tentunya akan berdampak implementasi capaian pembangunan.</p> <p style="text-align: justify;">Fraksi PDIP Plus juga agar konsisten melaksanakan pembangunan sesuai dengan target yang telah ditetapkan, perlu sinergitas antar OPD agar capaian kinerja maksimal. Di mana APBD bisa memberikan solusi permasalahan, PDIP Plus menyetujui Ranperda APBD Tahun 2023 menyetujui menjadi Perda.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara fraksi PPP Plus menyampaikan, agar Pemerintah Daerah melaksanakan prioritas pembangunan dan menyetujui Ranperda APBD tahun 2023 disahkan menjadi Perda.</p> <p style="text-align: justify;">Fraksi Karya Indonesia Raya (KIR) dan Fraksi PAN juga menyetujui Ranperda APBD Tahun 2023 disahkan menjadi Perda.</p> <p style="text-align: justify;">Menanggapi pendapat akhir setiap Fraksi, Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris menyampaikan, skala prioritas pembangunan salahsatu adalah jembatan Selayang Pandang (SP1) yang sampai disurati ombudsman dan jalan menuju rumah sakit di Letung.</p> <p style="text-align: justify;">"Pemerintah Daerah tetap konsisten dalam melaksanakan pembangunan, salahsatu jembatan SP 1 di mana masalah ini sudah sampai ke Ombudsman Kepri. Ini juga prioritas karena dibutuhkan oleh masyarakat dan jalan menuju rumah sakit di Jemaja," kata Abdul Haris.</p>










