Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

1 Orang Diketahui Reaktif, 8 Warga Kalimantan di Obyek Wisata Karang Aji Natuna Dipulangkan

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Minggu, 14 Juni 2020 14:34 WIB
Salah satu warga Kalimantan tengah menjalani Rapid Test di Puskesman, Serasan, Natuna (Foto: Kalit)
Salah satu warga Kalimantan tengah menjalani Rapid Test di Puskesman, Serasan, Natuna (Foto: Kalit)

BATAMTODAY.COM, Natuna - Delapan warga Kalimantan yang merupakan pengembang obyek wisata internasional Pulau Karang Aji, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepuluan Riau (Kepri), dipulangkan ke daerahnya, Sabtu (13/6/2020) lalu.

Mereka dipulangkan setelah diketahui salah satu di antaranya reaktif melalui rapid test (tes cepat) Covid-19 yang dilakukan di Puskemas Serasan.

Camat Serasan, Wendriady mengatakan, pihaknya menerapkan protokol kesehatan bagi setiap pendatang dari zona merah seperti Kalimantan. Di mana semua pendatang harus mengantongi surat bebas Covid-19, setidaknya dari hasil rapid test saat masuk ke wilayah Serasan, Natuna.

"Kalimantan kita anggap zona merah. Dari 8 orang pengembang Karang Aji asal Kalimantan, 5 orang tidak memiliki hasil rapid test. Setelah diperiksa di Puskesmas Serasan pada tanggal 13 Juni, satu orang hasilnya reaktif," kata Wendriady.

Selanjutnya, seluruh warga Kalimantan tersebut dipulangkan menggunakan kapal pada tanggal 13 Juni 2020. Sementera warga setempat yang melakukan contact dengan mereka akan dikarantina mandiri selama 14 hari.

"Termasuk saya sebagai Camat akan dikarantina mandiri selama 14 hari, dan pada hari ketujuh akan dilakukan rapid test," ungkap Camat Serasan itu.

Sementara untuk rombongan Kadis Pariwisata Kabupaten Natuna, Hardinansyah, yang hadir meninjau kawasan wisata Karang Aji bersama pihak OPD Kabupaten Natuna lainnya, kini dalam perjalanan pulang menggunakan kapal pompong menuju Kota Ranai.

Dari keberangkatan dari Pulau Karang Aji Serasan, Wendriady memperkirakan rombongan Kadis Pariwisata tiba di Ranai pukul 21.00 WIB malam ini.

Editor: Surya

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan