Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Amsakar Sebut Pertemuan KAHMI se-Sumatera di Batam Bahas Persoalan Bangsa
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Minggu, 21 September 2025 11:33 WIB
BATAMTODAY.COM, Batam-Kota Batam dipercaya menjadi tuan rumah Pertemuan Regional Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) se-Sumatera yang digelar, Sabtu (20/9/2025) malam.
Ajang konsolidasi ini menghadirkan pengurus KAHMI dari 10 provinsi di Sumatera untuk membahas dinamika kebangsaan dan merumuskan langkah strategis ke depan.
Konsolidasi organisasi, forum ini juga diisi dengan orasi kebangsaan dari Mendagri Tito Karnavian dan Wakil Menteri Transmigrasi RI Viva Yoga Mauladi, yang dimulai dengan pembacaan doa oleh Wakil Menteri Agama KH. Romo R Muhammad Syafi'i.
Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam sekaligus Ketua Umum Majelis Daerah KAHMI Batam, Amsakar Achmad, menegaskan forum ini menjadi wadah penting untuk menyampaikan sekaligus mencari solusi berbagai persoalan bangsa.
"Substansi utama pertemuan ini adalah bagaimana KAHMI merespons eskalasi dan konstelasi nasional. KAHMI tetap independen, tidak berpihak, tapi solutif dan kritis terhadap pemerintah," tegas Amsakar.
Amsakar menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Batam sebagai tuan rumah, sekaligus menegaskan posisi Batam sebagai kota MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition).
"Alhamdulillah Batam tetap kondusif di tengah dinamika nasional. Kehadiran forum ini memperkuat citra Batam sebagai kota MICE," ujarnya.
Amsakar juga menekankan pentingnya pengembangan kaderisasi KAHMI agar tidak hanya bertumpu pada politik, tetapi juga merambah dunia usaha.
"Selama ini banyak alumni HMI berkecimpung di politik. Itu baik. Tapi ke depan, pengkaderan juga harus menyentuh ranah entrepreneur," katanya.
Sementara itu, Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI yang juga Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menilai konsolidasi ini harus melahirkan solusi konkret.
"Kita harapkan hasil rapat dapat memperkuat pembahasan internal dan menghasilkan rekomendasi eksternal untuk pembangunan, khususnya di Sumatera," jelas Rifqi.
Dukungan juga datang dari Ketua Umum Majelis Wilayah KAHMI Kepri, Suryadi, yang menilai konsolidasi ini penting untuk membangun semangat kolektif alumni HMI.
Ia menekankan, persoalan daerah seperti ketidakadilan bagi hasil migas dan lemahnya transfer dana pusat ke daerah juga harus menjadi bagian dari agenda nasional.
"Isu-isu daerah harus ikut diperjuangkan. Kita penghasil migas, tapi bagi hasilnya masih belum adil. Hal seperti ini tidak boleh terabaikan," tegasnya.
Pertemuan KAHMI se-Sumatera di Batam ini diharapkan menjadi tonggak penguatan peran alumni HMI, baik dalam menyikapi persoalan bangsa maupun memperjuangkan keadilan pembangunan di daerah.
Editor: Surya
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
