Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Batam Tuan Rumah TKMPN XXIX, 2.400 Inovator Nasional Unjuk Karya Mutu dan Produktivitas
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Senin, 24 November 2025 12:08 WIB
BATAMTODAY.COM, Batam - Kota Batam kembali menjadi pusat perhatian dunia industri nasional. Lebih dari 2.400 praktisi manajemen mutu dan produktivitas dijadwalkan menghadiri Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) XXIX atau National Quality & Productivity Convention (NQPC) yang berlangsung pada 24-28 November 2025 di Harmoni One Convention Center.
Peserta yang hadir berasal dari perusahaan multinasional, BUMN, sektor swasta, lembaga pemerintah, perguruan tinggi, hingga institusi kesehatan. Mereka datang untuk menampilkan inovasi, mempresentasikan terobosan kerja, serta berbagi pengalaman dalam upaya meningkatkan mutu dan produktivitas di berbagai bidang usaha.
Ajang tahunan ini diselenggarakan Wahana Kendali Mutu (WKM) bersama Asosiasi Manajemen Mutu dan Produktivitas Indonesia (AMMPI). Kegiatan ini memperoleh dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan, Pemprov Kepri, Pemko Batam, dan sejumlah organisasi profesi. Tahun ini menjadi kali keempat Batam dipercaya sebagai tuan rumah.
Ketua Penyelenggara TKMPN, Anang Yuliarto, menyatakan bahwa forum ini menjadi ruang lahirnya karya-karya inovatif dan berkualitas dari pelaku industri nasional. Selain memamerkan hasil peningkatan mutu, acara ini juga menjadi ajang berbagi pengetahuan, benchmarking, dan memperluas jejaring antarpelaku industri.
Anang menuturkan bahwa peserta didorong untuk menonjolkan inovasi produk, mulai dari proses pengolahan hingga strategi pemasaran. Setiap perusahaan, lanjutnya, akan menyampaikan pencapaian perbaikan dan inovasi yang mampu meningkatkan daya saing. Semua materi presentasi akan dinilai langsung oleh tim juri.
"Hasil presentasi akan dinilai panitia. Ada kategori pemenang mulai dari bronze, silver, gold, hingga diamond," jelasnya.
Ribuan karya peningkatan mutu ditampilkan dari beragam sektor, mulai dari manufaktur, otomotif, farmasi, energi, kesehatan, jasa keuangan, hingga pelayanan publik. Masing-masing karya akan dipresentasikan di hadapan panel ahli.
Panitia mencatat terdapat 2.450 peserta dari 222 perusahaan, terbagi dalam 649 tim seperti QCC, SS/QCC, QCP, 5R, hingga OIC/Design. Presentasi akan dibagi menjadi delapan stream, dengan 28-32 tim berkompetisi di setiap sesi.
TKMPN tahun ini juga menghadirkan delapan pembicara nasional. Salah satunya adalah President Director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Nandi Juyanto, yang tampil sebagai keynote speaker.
Kegiatan ini beriringan dengan Pekan Peningkatan Produktivitas Nasional (P3N) yang dibuka Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yassierri, Ph.D., pada 1 November 2025. Pemerintah menekankan pentingnya percepatan produktivitas melalui formula nasional 8-4-2-2 sebagai standar penguatan daya saing.
Di tingkat industri, panitia juga menyiapkan kunjungan ke kawasan manufaktur, fun games, dan wisata ke Batam View serta Nuvasa Bay. Rangkaian ini diyakini membawa dampak positif bagi sektor pariwisata, perhotelan, koperasi, agen perjalanan, hingga pelaku ekonomi kreatif di Batam.
Ketua Bidang Luar Negeri TKMPN, Suradi, mengatakan momentum ini sekaligus menjadi ajang promosi besar bagi Batam sebagai kota wisata dan pusat bisnis internasional. Menurutnya, kehadiran ribuan peserta akan memberikan efek ekonomi langsung sekaligus memperkuat citra Batam di kancah nasional.
Ia berharap pemerintah daerah dan pelaku industri dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan budaya, industri kreatif, dan kerajinan khas Batam. Suradi mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan besar di Batam juga dijadwalkan menjadi pembicara dan pemapar karya.
"Batam memiliki posisi strategis sebagai gerbang Indonesia di kawasan Singapura-Batam-Bintan," ujarnya.
Suradi mengajak masyarakat Batam untuk menjadi tuan rumah yang ramah bagi seluruh peserta. Ia menutup imbauannya dengan pantun dan menegaskan pentingnya inovasi sebagai penopang daya saing industri, termasuk bagi pelaku UMKM.
"Banyak pengetahuan dan inovasi akan dibahas di sini. Pengalaman perusahaan multinasional akan menjadi referensi penting, dan kami memberi perhatian khusus bagi UMKM Batam," tutupnya.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
