Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Biaya LASIK Bervariasi, Dokter Imbau Masyarakat Teliti Sebelum Putuskan Operasi

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Rabu, 9 Juli 2025 14:08 WIB
Biaya operasi LASIK di Indonesia cukup bervariasi, tergantung teknologi, kondisi mata pasien, hingga reputasi fasilitas kesehatan. (Foto: Istimewa)
Biaya operasi LASIK di Indonesia cukup bervariasi, tergantung teknologi, kondisi mata pasien, hingga reputasi fasilitas kesehatan. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Prosedur operasi LASIK kian populer sebagai solusi untuk memperbaiki gangguan penglihatan, seperti rabun jauh, rabun dekat, maupun silinder. Meski efektif dan tergolong aman, biaya operasi LASIK masih menjadi salah satu pertimbangan besar bagi masyarakat yang ingin lepas dari kacamata atau lensa kontak.

dr Marsha Rayfa Pintary, SpM, dokter spesialis mata, mengingatkan bahwa biaya operasi LASIK di Indonesia cukup bervariasi, tergantung teknologi, kondisi mata pasien, hingga reputasi fasilitas kesehatan.

"Harga LASIK memang tidak murah. Karena itu, pasien perlu memahami apa saja yang memengaruhi biaya, agar pengeluaran sepadan dengan hasil dan keamanan prosedur," kata dr Marsha, Rabu (9/7/2025).

Menurutnya, LASIK --singkatan dari Laser-Assisted In Situ Keratomileusis-- merupakan prosedur bedah refraktif yang menggunakan teknologi laser untuk membentuk ulang kornea, sehingga cahaya yang masuk ke mata bisa terfokus sempurna ke retina. Proses operasi relatif singkat, hanya sekitar 10–15 menit untuk kedua mata, dengan waktu pemulihan cepat.

"Banyak pasien sudah merasakan penglihatan lebih jelas hanya dalam 24 jam setelah tindakan, meskipun hasil optimal bisa terus membaik dalam beberapa minggu," jelas dr Marsha.

Kisaran Biaya LASIK

Di Indonesia, biaya operasi LASIK untuk kedua mata umumnya berada di kisaran Rp 20 juta hingga Rp 50 juta. Harga tersebut sering kali sudah mencakup pemeriksaan awal, tindakan operasi, serta kontrol pasca operasi di sejumlah klinik mata.

Namun, dr Marsha menekankan bahwa tarif LASIK dapat berbeda-beda. Salah satu faktor utama penyebab variasi harga adalah teknologi yang digunakan. "LASIK standar memang lebih terjangkau. Tetapi metode yang lebih modern seperti FemtoLASIK atau bladeless, biasanya lebih mahal karena tingkat akurasi dan kenyamanannya lebih tinggi," ujarnya.

Beberapa fasilitas kesehatan juga menawarkan paket komprehensif, termasuk konsultasi, pemeriksaan menyeluruh, operasi, hingga perawatan pasca tindakan. Meskipun biaya paket terlihat lebih tinggi, pasien bisa menghemat karena tidak perlu membayar layanan terpisah.

Faktor Penentu Biaya LASIK

dr Marsha merinci empat faktor utama yang memengaruhi biaya operasi LASIK:

  1. Teknologi yang Digunakan
    Semakin canggih teknologi laser yang dipakai, seperti femtosecond laser, semakin tinggi pula biayanya. Namun, teknologi mutakhir juga berbanding lurus dengan kenyamanan, kecepatan pemulihan, dan rendahnya risiko komplikasi.
  2. Kondisi Mata Pasien
    Tingkat gangguan refraksi atau kondisi lain pada mata dapat menentukan jenis tindakan tambahan yang diperlukan sebelum LASIK. Hal ini tentu berdampak pada biaya keseluruhan.
  3. Reputasi Klinik dan Dokter
    Klinik dengan reputasi baik dan dokter mata berpengalaman umumnya mematok tarif lebih tinggi, namun kualitas dan keamanan prosedur menjadi jaminannya.
  4. Layanan Tambahan
    Paket LASIK lengkap bisa mencakup konsultasi, pemeriksaan, operasi, obat-obatan, serta kontrol pasca operasi. "Meskipun lebih mahal, paket ini sering kali lebih praktis dan ekonomis untuk pasien," terang dr Marsha.

Apakah LASIK Ditanggung Asuransi?

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah biaya operasi LASIK dapat ditanggung oleh asuransi kesehatan. dr Marsha mengungkapkan, sebagian besar asuransi kesehatan, termasuk BPJS Kesehatan, tidak menanggung biaya LASIK karena dianggap sebagai prosedur elektif atau pilihan, bukan tindakan medis mendesak.

"LASIK dianggap prosedur kosmetik atau non-esensial karena gangguan penglihatan masih bisa dikoreksi dengan kacamata atau lensa kontak," jelasnya.

Namun, ia menyarankan agar pasien tetap berkonsultasi dengan pihak asuransi masing-masing, karena beberapa perusahaan asuransi swasta atau asuransi kesehatan karyawan memiliki kebijakan khusus terkait tindakan LASIK jika terdapat indikasi medis tertentu.

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, dr. Marsha menegaskan pentingnya masyarakat untuk teliti sebelum memutuskan menjalani operasi LASIK. "Jangan hanya tergiur harga murah. Pastikan fasilitas, teknologi, dan pengalaman dokternya terjamin, karena ini menyangkut kesehatan mata kita," tutup dr Marsha.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan