Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
BMC Bintan Bangkit Kembali, Dorong Pemberdayaan Masyarakat dan Wisata Mangrove Berkelanjutan
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Senin, 26 Januari 2026 14:48 WIB
BATAMTODAY.COM, Bintan - Bintan Mangrove Cottage (BMC) kembali beroperasi setelah sempat tutup selama beberapa tahun akibat pandemi Covid-19. Pembukaan kembali destinasi wisata berbasis alam tersebut ditandai dengan acara grand opening yang digelar pada Minggu (25/1/2026).
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bintan, Arif Sumarsono, menyampaikan bahwa beroperasinya kembali BMC diharapkan mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat di sekitar kawasan wisata. Selain itu, BMC diharapkan dapat terus berkolaborasi dengan pemerintah serta berbagai pihak dalam pengelolaan wisata mangrove yang berkelanjutan.
"Dengan dibukanya kembali BMC, kami berharap dapat membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. Di sisi lain, kolaborasi dengan pemerintah dan para pengelola wisata mangrove perlu terus diperkuat agar ekosistem tetap terjaga dan lestari," ujar Arif.
Ia menekankan bahwa daya tarik utama wisata mangrove terletak pada keindahan alam itu sendiri. Oleh karena itu, seluruh aktivitas pariwisata harus berjalan sesuai dengan ketentuan dan rambu-rambu pelestarian lingkungan.
"Yang dijual adalah keindahan alamnya. Menjadikan mangrove sebagai destinasi wisata tentu harus mengikuti aturan agar kelestariannya tetap terjaga," tambahnya.
Sementara itu, Direktur BMC, Virginius Nua, mengatakan bahwa pembukaan kembali BMC menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pengelola kawasan pariwisata Lagoi serta para penggiat wisata di Kabupaten Bintan.
"Dengan beroperasinya kembali BMC, kami akan bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama pengelola kawasan pariwisata Lagoi," kata Virginius.
Ia menjelaskan, dalam menjalankan operasionalnya, BMC tidak hanya berfokus pada sektor pariwisata, tetapi juga secara konsisten melakukan pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan. Upaya tersebut meliputi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, baik bagi pemandu wisata maupun para pengrajin lokal, guna menciptakan keharmonisan dan nilai tambah bagi masyarakat.
"BMC juga memperkerjakan masyarakat yang sebelumnya belum memiliki kesempatan bekerja di kawasan Bintan Resort. Kami ingin memastikan masyarakat sekitar memperoleh keterampilan baru dan merasakan manfaat langsung dari aktivitas pariwisata," jelasnya.
Acara grand opening BMC turut dihadiri Pelaksana Tugas Camat Teluk Sebong, perwakilan kepala desa, perwakilan pimpinan Bintan Resort, para pemandu dan penggiat wisata, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
