Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Bupati Bintan Apresiasi Desa Busung Kembangkan Wisata Gurun Telaga Biru Berbasis Budaya dan Kuliner Lokal
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Kamis, 1 Januari 2026 16:48 WIB
BATAMTODAY.COM, Bintan - Bupati Bintan, Roby Kurniawan, memberikan apresiasi atas konsistensi Pemerintah Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, dalam mengembangkan potensi wisata Gurun Telaga Biru melalui kegiatan berbasis budaya dan kuliner lokal. Upaya tersebut dinilai berhasil mendorong peningkatan kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat desa.
Bupati Roby Kurniawan menilai Pesta Gonggong menjadi magnet tersendiri dalam pengembangan wisata Gurun Telaga Biru. Ia mengapresiasi langkah Desa Busung yang konsisten mengelola potensi wisata berbasis budaya dan kuliner lokal sebagai sumber pendapatan desa.
"Pesta Gonggong merupakan daya tarik yang kuat bagi wisata Gurun Telaga Biru. Upaya desa dalam mengelola potensi wisata dan menjadikannya sebagai sumber pendapatan asli desa patut kita dukung bersama," kata Roby, saat mengunjungi Destinasi wisata Gurun Telaga Biru.
Menurut Roby, peningkatan pendapatan daerah tidak hanya bertumpu pada pendapatan asli daerah kabupaten, tetapi juga harus diperkuat melalui optimalisasi potensi desa. "Potensi wisata dan sumber daya yang dimiliki desa-desa di Bintan harus dimanfaatkan secara maksimal agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah," pungkasnya.
Destinasi wisata Gurun Telaga Biru mencatat lonjakan kunjungan signifikan dalam sepekan terakhir. Kepala Desa Busung, Rusli, menyebutkan jumlah wisatawan yang datang mencapai sekitar 12 ribu orang, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.
"Dalam satu minggu terakhir, kunjungan wisatawan ke Gurun Telaga Biru mencapai sekitar 12 ribu pengunjung. Jumlah itu belum termasuk kunjungan hari ini, 1 Januari 2026, yang bertepatan dengan pelaksanaan Pesta Gonggong," ujar Rusli, Kamis (1/1/2026).
Rusli menjelaskan, tren peningkatan jumlah wisatawan telah berlangsung secara konsisten selama dua tahun terakhir. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam pengelolaan dan promosi destinasi wisata desa.
"Selama dua tahun terakhir, grafik kunjungan terus meningkat. Hal ini tentu tidak terlepas dari dukungan semua pihak. Gurun Telaga Biru kini menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat Desa Busung sekaligus berkontribusi terhadap pendapatan asli desa," jelasnya.
Pada tahun 2025, Desa Busung mencatat pendapatan asli desa (PAD) bersih sebesar Rp100 juta dari pengelolaan destinasi wisata Gurun Telaga Biru. Pendapatan tersebut berasal dari retribusi tiket masuk yang dikenakan kepada wisatawan lokal maupun mancanegara.
"Sepanjang 2025, PAD Desa Busung mencapai Rp100 juta bersih yang bersumber dari penjualan karcis masuk kawasan wisata Gurun Telaga Biru," tambah Rusli.
Untuk memperkuat daya tarik wisata, Pemerintah Desa Busung kembali menggelar Pesta Gonggong yang tahun ini memasuki pelaksanaan ketiga. Festival tersebut melibatkan belasan pelaku UMKM lokal serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Sebanyak 400 kilogram gonggong dibeli langsung dari nelayan lokal untuk diolah dan disajikan sebagai kuliner khas bagi para pengunjung.
"Antusiasme pengunjung sangat tinggi. Gonggong yang disajikan habis dalam waktu singkat. Karena sudah menjadi agenda tahunan, ke depan Pesta Gonggong akan terus ditingkatkan seiring meningkatnya jumlah wisatawan," ujarnya.
Editor: Gokli

