Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Bupati Natuna Rapat dengan Kemenko Bidang Maritim di Makassar

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Senin, 17 Juni 2019 16:16 WIB
Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal menghadiri rapat Evaluasi dan Optimalisasi Program Tol Laut dan Jembatan Udara di Makassar. (Foto: Istimewa)
Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal menghadiri rapat Evaluasi dan Optimalisasi Program Tol Laut dan Jembatan Udara di Makassar. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Natuna - Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal pemerintah Kabupaten Natuna menghadiri rapat Evaluasi dan Optimalisasi Program Tol Laut dan Jembatan Udara. Diselenggarakan oleh Kemenko Bidang Maritim yang dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Maritim, Ridwan Jamaluddin, di Makasar, Sulawesi Selatan, Senin (17/6/2019).

Hamid menuturkan sebanyak 16 Kabupaten/kota perbatasan dan 13 BUMN, ikut menghadiri rapat pembahasan terkait upaya bersama optimalisasi potensi maritim di wilayah perbatasan dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) terkait program tol laut.

Bupati Hamid Rizal mengatakan pentingnya evaluasi dan optimaliasi Tol laut dan udara. Apalagi untuk daerah perbatasan, seperti Natuna.

Bupati Natuna bersama 16 Kabupaten/kota perbatasan dan 13 BUMN, ikut menghadiri rapat dengan Kemenko Maritim di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (17/06/2019).

Dia menegaskan sebab Natuna punya potensi maritim sangat luar biasa namun belum semua terdikelola dengan baik.

Menurutnya dengan adanya program Pemerintah Pusat terkait potensi maritim dalam Rencana Pembangunan jangka menengah Nasional, Pemkab Natuna mendukung dan mendorong agar program itu bisa terwujud dengan baik.

Dengan demikian, program Tol laut maupun udara dari Pemerintah Pusat, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Natuna. Disamping itu, untuk mengatasi kelangkaan bahan pokok maupun keperluan masyarakat bisa diatasi.

"Kita ingin membangun Natuna ini kearah yang lebih baik. Pemkab Natuna berupaya agar transportasi udara maupun laut bisa lancar dan terkoneksi hingga kepulau terpencil," tandasnya.

Editor: Yudha

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan