Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Diplomasi Ekonomi, Kopi dan Cokelat Indonesia Laris di Warsaw Coffee Festival 2026
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Jumat, 13 Februari 2026 11:48 WIB
BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Warsawa terus mengintensifkan diplomasi ekonomi melalui promosi kopi dan cokelat Indonesia di pasar Polandia. Upaya tersebut diwujudkan melalui partisipasi pada Warsaw Coffee Festival 2026 yang digelar di Stadion Nasional Warsawa pada 7-8 Februari 2026 dan dihadiri ribuan pengunjung dari kalangan industri hingga pecinta kopi dan cokelat.
Kehadiran KBRI memanfaatkan tren meningkatnya budaya konsumsi kopi di Polandia, termasuk tingginya permintaan specialty coffee dan kopi premium. Berbagai varian kopi Indonesia, seperti Flores, Gayo, Mandailing, Bali, Sumba, dan Jawa, mendapat perhatian pengunjung karena kualitas dan cita rasanya yang khas.
Perwakilan roastery Podkawa, Simon, menilai kopi Indonesia memiliki daya tarik kuat di kalangan konsumen Polandia. "Kopi Indonesia perlu lebih banyak hadir di Polandia. Banyak orang awalnya tidak mengenal Indonesia, tetapi setelah mencicipi kopi Indonesia, mereka kembali karena menyukainya," ujarnya.
Kuasa Usaha Ad Interim RI di Warsawa, Agus Heryana, menyampaikan bahwa kopi Indonesia sebenarnya telah masuk pasar Polandia, namun promosi perlu terus diperkuat agar dikenal lebih luas. "Tantangan kami adalah memperluas pengenalan kopi Indonesia sehingga ekspor dapat terus meningkat," katanya.
Data perdagangan menunjukkan tren positif hubungan dagang Indonesia-Polandia yang meningkat sekitar 8,6 persen dalam lima tahun terakhir. Nilai ekspor kopi Indonesia ke Polandia tercatat sekitar US$ 417.170 sebagai bagian dari kategori coffee, tea, mate, and spices senilai US$ 6,12 juta.
Selain kopi, produk cokelat dan olahan kakao Indonesia juga mendapat respons positif. Produk cokelat yang dipamerkan dalam festival bahkan habis terjual, menandakan tingginya minat pasar. Pada 2024, nilai ekspor kategori cocoa and cocoa preparations Indonesia ke Polandia mencapai sekitar US$ 5,68 juta. Pengusaha cokelat Polandia, Justyna, menyebut konsumen lokal semakin menggemari cokelat berkualitas tinggi dengan aroma kuat dan cita rasa unik, termasuk nuansa buah khas kakao Indonesia.
Selain mempromosikan produk unggulan, KBRI Warsawa juga memperkenalkan kuliner, budaya, dan pariwisata Indonesia sebagai bagian dari diplomasi ekonomi terpadu. Dengan posisi geografis strategis serta konektivitas logistik yang kuat, Polandia dinilai menjadi pintu masuk penting bagi ekspansi produk Indonesia ke kawasan Eropa Tengah dan Timur.
Melalui promosi berkelanjutan di ajang internasional, KBRI Warsawa optimistis kopi, cokelat, dan produk unggulan Indonesia lainnya dapat semakin memperkuat kehadiran Indonesia di pasar Polandia dan Eropa secara luas.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
