Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Dorong Konsistensi Ibadah dan Penguatan Komunitas Muslim Indonesia, Muslim Pro Luncurkan Ramadan Re:Charge
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Rabu, 4 Februari 2026 12:08 WIB
BATAMTODAY.COM, Jakarta - Aplikasi gaya hidup Muslim Muslim Pro resmi meluncurkan inisiatif bertajuk "Ramadan Re:Charge" sebagai upaya mendorong keterlibatan ibadah yang berkelanjutan sekaligus memperkuat peran komunitas Muslim sepanjang bulan Ramadan.
Peluncuran program tersebut disampaikan dalam agenda media briefing di Jakarta, Selasa (4/2/2026). Inisiatif ini juga menegaskan posisi strategis Indonesia sebagai salah satu komunitas Muslim Pro dengan tingkat keterlibatan pengguna tertinggi secara global.
Muslim Pro mencatat telah diunduh lebih dari 180 juta kali di seluruh dunia, dengan Indonesia menjadi salah satu pasar utama. Di Tanah Air, aplikasi ini memiliki sekitar 3,6 juta pengguna aktif bulanan yang menunjukkan partisipasi tinggi, baik dalam interaksi komunitas, pembuatan konten, maupun keterlibatan dalam berbagai inisiatif sosial.
"Indonesia bukan hanya pasar dengan jumlah unduhan yang besar, tetapi juga salah satu komunitas yang paling aktif dan berpengaruh bagi Muslim Pro," ujar Chief Executive Officer Muslim Pro, Nafees Khundker.
Menurut Nafees, Ramadan Re:Charge dirancang untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang melalui pembangunan kepercayaan dan relevansi, bukan sekadar mengejar lonjakan aktivitas selama Ramadan. "Kami ingin mendukung keterlibatan yang berkesinambungan, bukan aktivitas sesaat," katanya.
Inisiatif Ramadan Re:Charge berangkat dari pemahaman bahwa menjaga konsistensi ibadah merupakan proses bertahap. Karena itu, kampanye ini mengusung pendekatan yang lebih personal dan empatik melalui lima pilar utama, yakni Re:Center, Re:Commit, Re:Connect, Re:Share, dan Re:Focus, yang mencerminkan dinamika kebutuhan spiritual selama Ramadan.
Secara terintegrasi, Ramadan Re:Charge menghadirkan peningkatan pengalaman membaca Al-Qur'an di aplikasi Muslim Pro, konten reflektif berbasis keimanan, penguatan komunitas digital melalui Ummah Pro, serta pendekatan storytelling yang dipimpin kreator Indonesia di platform Qalbox. Program ini juga dilengkapi dengan aktivasi luring di Jakarta sebagai wujud kehadiran nyata Muslim Pro di tengah masyarakat.
Pada sisi produk, fitur Al-Qur'an tetap menjadi salah satu yang paling banyak digunakan, khususnya selama Ramadan. Tahun ini, Muslim Pro menghadirkan sejumlah pembaruan, antara lain pengaturan target membaca yang dipersonalisasi, pelacakan progres ibadah, fitur pendukung hafalan, serta AiDeen, chatbot berbasis kecerdasan buatan yang membantu pengguna memahami ayat Al-Qur'an secara kontekstual.
"Fokus kami adalah kesinambungan, bukan sekadar kuantitas," ujar Public Relations Manager Muslim Pro, Siti Zahidah.
"Kami merancang fitur yang selaras dengan cara umat menjalani iman dalam kehidupan sehari-hari, dengan intensitas yang beragam," tambahnya.
Dari sisi konten, Qalbox akan menayangkan berbagai program berbasis keimanan, termasuk Rise of Mercy, serial mikro Islami produksi Indonesia yang dikembangkan oleh Simpul Project dan dipimpin kreator pemenang Stories by Muslim Pro 2025, Renaldy Agung Pratama. Interaksi komunitas juga diperkuat melalui kompetisi foto Ramadan global di Ummah, dengan hadiah Badal Umrah bagi 10 peserta terpilih.
Selain ranah digital, Muslim Pro juga akan menggelar kegiatan Roving Takjil di Jakarta pada 28 Februari 2026. Kegiatan ini menghadirkan food truck beridentitas Muslim Pro yang membagikan makanan berbuka puasa di sejumlah masjid dan berakhir di Masjid Istiqlal.
Melalui Ramadan Re:Charge, Muslim Pro menegaskan komitmennya membangun kebiasaan positif umat Muslim tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga setelahnya.
"Tujuan kami adalah membantu pengguna membangun kebiasaan ibadah yang berkelanjutan bersama Muslim Pro," tutup Nafees Khundker.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
