Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Indonesia Gandeng Arizona State University, Bidik Ekosistem Semikonduktor Kelas Dunia

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Selasa, 2 September 2025 08:28 WIB
KJRI Los Angeles mendampingi Ketua Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDeC), Prof Dr Triono Adiono, dalam kunjungan strategis ke Arizona State University (ASU) dan sejumlah mitra industri di Arizona, 12-13 Agustus 2025. (Kemlu)
KJRI Los Angeles mendampingi Ketua Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDeC), Prof Dr Triono Adiono, dalam kunjungan strategis ke Arizona State University (ASU) dan sejumlah mitra industri di Arizona, 12-13 Agustus 2025. (Kemlu)

BATAMTODAY.COM, Los Angeles - Upaya Indonesia memperkuat industri semikonduktor melangkah maju. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Los Angeles mendampingi Ketua Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDeC), Prof Dr Triono Adiono, dalam kunjungan strategis ke Arizona State University (ASU) dan sejumlah mitra industri di Arizona, 12-13 Agustus 2025.

Selama dua hari kunjungan, rombongan ICDeC memperoleh gambaran langsung mengenai cara Amerika Serikat membangun ekosistem semikonduktor, mulai dari riset laboratorium, strategi manufaktur global, hingga pengembangan talenta muda. Diskusi dengan NXP Semiconductors dan Deca Technologies membuka wawasan baru terkait teknologi masa depan, termasuk Gallium Nitride, advanced packaging, dan adaptive patterning.

"Kami melihat peluang besar bagi Indonesia untuk berkolaborasi dengan ASU dan mitra industri di Arizona, khususnya dalam bidang riset, pendidikan, dan pengembangan talenta muda," ujar Prof Triono Adiono.

Kunjungan ke fasilitas riset ASU seperti MacroTechnology Works dan NanoFab menegaskan pentingnya investasi berkelanjutan pada pendidikan dan penelitian. ASU juga menawarkan program magang, double degree, hingga sertifikasi micro-credentials yang dapat membekali generasi muda Indonesia dengan keterampilan berstandar global.

Langkah ini menjadi fondasi menuju penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Indonesia dan ASU. Kolaborasi tersebut akan membuka jalan bagi riset bersama, transfer teknologi, serta penguatan sumber daya manusia.

"Diplomasi ekonomi Indonesia tidak hanya soal perdagangan, tetapi juga memastikan kita siap mengambil bagian dalam rantai pasok semikonduktor global yang sangat strategis," tegas pihak KJRI Los Angeles dalam keterangannya.

Inisiatif ini menegaskan ambisi Indonesia untuk ikut menentukan arah masa depan teknologi dunia, sekaligus mempercepat terwujudnya ekosistem semikonduktor nasional yang kompetitif.

Editor: Gokli

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan