Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Indonesia-UEA Luncurkan Program 10 Juta Coder, Nezar Patria: Bukan Hanya Pengguna, Tapi Pencipta Teknologi

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Jumat, 19 September 2025 10:28 WIB
Indonesia and UAE Government Experience Exchange Forum di Jakarta Selatan, Senin (15/9/2025). (Komdigi)
Indonesia and UAE Government Experience Exchange Forum di Jakarta Selatan, Senin (15/9/2025). (Komdigi)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) resmi meluncurkan program ambisius mencetak 10 juta talenta coder dalam tiga tahun ke depan. Inisiatif ini bertujuan membekali generasi muda agar tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta teknologi baru, termasuk kecerdasan buatan (AI).

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan program tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama strategis Indonesia-UEA di bidang transformasi digital.

"Hari ini kita launching kerja sama untuk memperkuat kapasitas digital talent, terutama program literasi digital dengan mendidik 10 juta coder untuk generasi muda Indonesia. Ini akan dilakukan selama tiga tahun ke depan," jelas Nezar dalam Indonesia and UAE Government Experience Exchange Forum di Jakarta Selatan, Senin (15/9/2025), demikian dikutip laman Komdigi.

Menurut Nezar, peningkatan kapasitas ini diharapkan mampu mengubah peran anak muda dari sekadar pengguna menjadi pengembang teknologi. "Kerja sama ini bertujuan memperkuat talenta digital nasional agar tidak hanya sebagai pengguna, tapi dapat meningkat menjadi developers teknologi baru seperti artificial intelligence (AI)," tegasnya.

Selain mencetak coder, kerja sama Indonesia–UEA juga meliputi pertukaran pengalaman dalam transformasi digital pemerintahan. Nezar menilai UEA telah berhasil melakukan percepatan transformasi digital dalam satu dekade terakhir, sehingga dapat menjadi pembelajaran penting bagi Indonesia.

Wakil Menteri Urusan Kabinet UEA untuk Daya Saing dan Pertukaran Pengetahuan, Abdulla Nasser Lootah, menyebut program 10 juta coder sebagai tonggak besar dalam kolaborasi kedua negara. "Program 10 juta coder adalah program terbesar yang telah kami luncurkan di seluruh dunia. Kami memiliki negara lain yang bekerja sama dalam coding, tetapi ini yang terbesar sejauh ini. Terima kasih kepada pemerintah Indonesia atas dukungannya," ungkap Abdulla.

Ia menegaskan, program ini membuka peluang besar bagi anak muda Indonesia untuk mengembangkan aplikasi, membangun karier digital, dan bersaing di tingkat global. "Bersama-sama kita membekali mereka dengan perangkat untuk mulai membangun aplikasi mereka sendiri dan mengejar karier digital. Mereka akan memiliki kendali penuh atas masa depan dengan bekal sertifikasi, pengetahuan, dan keahlian tersebut," jelas Abdulla.

Dengan kerja sama ini, Indonesia berharap mampu mencetak generasi pencipta teknologi yang siap berkompetisi di era ekonomi digital global.

Editor: Gokli

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan