Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Indosat dan Komdigi Gelar Demo Registrasi Biometrik eSIM, Perkuat Keamanan Digital Pelanggan
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Jumat, 17 Oktober 2025 15:28 WIB
BATAMTODAY.COM, Batam - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia menggelar Live Biometric Demo untuk layanan prabayar dan proses registrasi mandiri (self-register) eSIM di Gerai IM3 Jakarta, Senin (13/10/2025).
Uji coba ini menjadi langkah nyata Indosat dalam memperkuat keamanan sekaligus meningkatkan pengalaman digital pelanggan yang lebih nyaman, aman, dan modern.
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menyampaikan penerapan registrasi biometrik merupakan bagian dari upaya pemerintah melindungi pengguna ponsel di Indonesia. Ia mengapresiasi langkah proaktif Indosat yang menjadi operator seluler pertama melakukan uji coba sistem biometrik secara langsung.
"Registrasi biometrik ini adalah bentuk perlindungan bagi masyarakat pengguna ponsel. Kami mengapresiasi Indosat yang mengambil langkah konkret sebagai wujud tanggung jawab terhadap pelanggannya," ujar Edwin.
Edwin menambahkan, implementasi registrasi biometrik diharapkan menjadi standar baru industri telekomunikasi nasional, di mana operator tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan sebagai fondasi pertumbuhan industri digital dan ekonomi nasional.
Sementara itu, Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Reski Damayanti, menegaskan keamanan dan kenyamanan pelanggan merupakan prioritas utama perusahaan. "Indosat mendukung penuh langkah pemerintah dan siap berkolaborasi untuk memastikan kebijakan ini berjalan optimal demi kepentingan pelanggan dan kemajuan industri," ungkap Reski.
Melalui demo bersama Komdigi ini, Indosat menunjukkan kesiapan teknologi dan infrastruktur untuk mendukung registrasi biometrik yang aman dan efisien. Sistem tersebut mengacu pada standar keamanan internasional ISO 30107-3, meliputi validasi nomor pelanggan (MSISDN) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK), pengambilan swafoto (self-photo), verifikasi liveness detection, serta pencocokan wajah (face recognition) dengan data DUKCAPIL.
Dengan tingkat kecocokan wajah minimal 95 persen, teknologi ini memastikan keabsahan identitas pelanggan dan meminimalkan risiko penyalahgunaan data pribadi.
Tak hanya itu, sejak Agustus 2025, Indosat juga menghadirkan fitur Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis AIvolusi5G --kombinasi kecerdasan buatan (AI) dan jaringan 5G milik Indosat-- yang mampu mendeteksi serta memblokir pesan dan panggilan berisiko secara real-time.
Langkah ini menegaskan komitmen Indosat dalam melindungi pelanggan dari ancaman kejahatan digital sekaligus mendukung pemerintah dalam menciptakan ekosistem telekomunikasi yang aman, terpercaya, dan berdaya saing.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
