Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Kakorlantas Polri Dorong Revitalisasi Aplikasi Digital untuk Percepat Layanan Publik dan Tertib Lalu Lintas

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Jumat, 24 Oktober 2025 15:28 WIB
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Drs Agus Suryonugroho. (Humas Polri)
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Drs Agus Suryonugroho. (Humas Polri)

BATAMTODAY.COM, Bandung - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Drs Agus Suryonugroho, menegaskan keseriusan Korlantas Polri dalam mempercepat transformasi pelayanan publik melalui revitalisasi berbagai aplikasi digital, seperti SIGNAL, SINAR, E-BPKB, ERI, dan SIM Internasional. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Mapolrestabes Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/10/2025).

Irjen Agus menjelaskan, pengembangan aplikasi digital tersebut bertujuan memangkas antrean panjang di kantor pelayanan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus administrasi kendaraan bermotor. Berbagai keperluan seperti perpanjangan SIM, pembayaran pajak kendaraan, registrasi kendaraan baru, hingga pembuatan SIM internasional kini dapat dilakukan secara daring.

"Silakan manfaatkan aplikasi SIGNAL agar proses pembayaran pajak lebih cepat dan tidak perlu antre. Untuk perpanjangan SIM juga sudah bisa melalui aplikasi SINAR. Semua layanan ini kami kembangkan agar masyarakat dapat mengurus administrasi dengan lebih mudah dan efisien," ujar Irjen Agus.

Ia menambahkan, keberhasilan implementasi sistem digital ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, terutama media massa. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan dan manfaat dari aplikasi pelayanan tersebut.

"Saya menitipkan kepada rekan-rekan media untuk membantu menyosialisasikan program ini. Aplikasi-aplikasi tersebut belum digunakan secara maksimal, sehingga perlu revitalisasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tegasnya.

Lebih lanjut, Irjen Agus menekankan bahwa digitalisasi layanan publik tidak hanya soal efisiensi, tetapi juga bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas. Ia berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan di jalan tanpa harus bergantung pada kehadiran polisi lalu lintas.

"Tujuan utama dari transformasi digital ini adalah menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas. Masyarakat diharapkan bisa disiplin dan patuh tanpa harus diingatkan secara langsung oleh petugas," tutupnya.

Editor: Gokli

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan