Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Kapolres Natuna Ingin PT Pelni Hadirkan Layanan Medis di Kapal Penumpang
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Kamis, 6 Juni 2019 09:00 WIB
BATAMTODAY.COM, Natuna - Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto melakukan peninjauan terdahap KM Bukit Raya rute Tanjungpinang-Natuna-Pontianak, saat bersandar di Pelabuhan Selat Lampa, Natuna, Rabu (5/6/2019) sore.
Hal ini dilakukan untuk memastikan keadaan aman saat mudik lebaran 1440 H tahun 2019 di Natuna.
Dalam peninjauan itu, Kapolres Nugroho didampingi Kadishub Iskandar DJ, Kepala Basarnas Mexi Bekabel, TNI AL, TNI AD, Polairud, PT Pelni Natuna serta Syahbandar Natuna. Mereka melakukan pemeriksaan terhadap KM Bukit Raya sekaligus menyapa para penumpang untuk mengetahui segala keluh kesah saat mudik Idul Fitri 1440 H/2019.
"Tujuan utama dalam peninjauan memastikan kondisi kapal dan ABK (Anak Buah Kapal) dalam keadaan aman sehingga para pemudik dapat merasakan kenyamanan sampai ke tempat tujuannya," ucap Nugroho kepada BATAMTODAY.COM, Rabu sore.
Pascainsiden seorang ibu warga Kecamatan Serasan melahirkan di atas Kapal Sabuk 48 saat sedang berlayar hingga akhirnya harus meninggal dunia di RSUD Natuna, menjadi perhatian penting dan bahan evaluasi bagi semua pihak yang terlibat dalam pelayanan mudik lebaran.
Di mana, ibu yang melahirkan itu akhirnya meninggal dunia karena terjadi pendarahan hebat. Sementara bayinya masih bisa diselatkan dan saat ini kondisinya sehat walafiat.
Nugroho menyampaikan, pihak Pelni pusat dapat menyiapkan pelayanan tenaga medis, agar disaat tindakan darurat seperti melahirkan di atas kapal dapat diberikan layanan pertolongan dari pihak medis.
"Keselamatan penumpang hal yang utama. Harapannya pihak Pelni Pusat dapat menyiapkan tenaga medis di atas Kapal," pintanya.
Di tempat yang sama, Kepala Basarnas Natuna, Mexi Bekabel dan pihak TNI AL melalui Perwira Kal (Kapal Angkatan Laut) Bungaran, Lettu Laut (T) Didik Eko menyampaikan, armada kapal Bungaran dan Sea Rider akan standby di lokasi Pelabuhan Selat Lampa sebagai bentuk dukungan menjaga keamanan saat kapal melayani para pemudik.
"Gabungan dari pihak TNI, Polri, Basarnas dan Dishub Natuna secara bersama akan menyiapkan personilnya untuk turut siaga di pelabuhan saat kapal bersandar," ujar Kepala Basarnas.
Terkait pelayanan Pelni untuk mudik lebaran 1440 H tahun 2019, Mualim 1 KM Bukit Raya, Ari Suhari mengatakan, selama bulan Juni ini, akan beroperasi 4 kali, 2 kali kapal rute pendek (Pontianak-Tanjungpinang) dan 2 kali rute panjang (Jakarta-Pontianak).
"Sementara untuk bulan Juli, kapal akan beroperasi normal seperti semula. Melayani penumpang 2 kali sebulan," tutur Ari.
Sambung Ari, hal ini dikarenakan kondisi penumpang masih sepi dan diperkirakan puncak arus balik mudik lebaran terjadi pada tanggal 17 Juni mendatang.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
