Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Kemendikdasmen Perkuat Transformasi Digital Pendidikan Lewat Sistem MELIA
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Senin, 9 Februari 2026 12:08 WIB
BATAMTODAY.COM, Tangerang - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) terus memperkuat transformasi layanan digital dengan menghadirkan sistem Manajemen Layanan Infrastruktur Anda (MELIA).
Platform ini diproyeksikan menjadi tulang punggung pengelolaan layanan teknologi informasi guna mendukung ekosistem digital pendidikan nasional, termasuk Super Aplikasi Rumah Pendidikan yang telah diluncurkan sebagai bagian dari program digitalisasi sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Sistem MELIA dikembangkan dengan mengadopsi kerangka kerja IT Service Management berbasis praktik global. Pendekatan ini menggeser pola pengelolaan teknologi dari sekadar pengoperasian teknis menjadi pengelolaan layanan yang berorientasi pada kepuasan pengguna. Setiap layanan infrastruktur dirancang agar dapat diukur, transparan, serta mudah dipantau oleh satuan kerja pengguna.
Kepala Pusdatin Kemendikdasmen, Yudhistira Nugraha, menegaskan bahwa MELIA menjadi instrumen penting dalam reformasi budaya kerja layanan teknologi informasi pemerintah. "MELIA kami bangun untuk memastikan setiap layanan infrastruktur tidak lagi bergantung pada komunikasi informal, tetapi dikelola secara profesional, transparan, dan berbasis standar layanan yang dapat diukur," ujar Yudhistira, dikutip laman Kemendikdasmen, Minggu (8/2/2026).
Ia menjelaskan, MELIA memiliki empat modul utama, yakni Katalog Layanan, Permintaan Layanan, Manajemen Insiden, dan Manajemen Pengetahuan. Seluruh modul terintegrasi dalam satu portal layanan yang memungkinkan pengelolaan tiket, percepatan pemulihan gangguan, serta pembelajaran institusional berkelanjutan melalui dokumentasi solusi dan basis pengetahuan terpusat.
Dengan integrasi Katalog Layanan, Manajemen Insiden, Permintaan, Pengetahuan, serta Service Level Agreement (SLA) dalam satu platform, MELIA tidak hanya memenuhi regulasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), tetapi juga menempatkan pengguna sebagai pusat ekosistem digital. Selain itu, sistem ini dinilai mampu meningkatkan akuntabilitas kinerja layanan Pusdatin melalui pengukuran SLA yang presisi.
"Dengan MELIA, Kemendikdasmen membuktikan kinerja layanan berbasis data, meningkatkan kepercayaan pengguna, dan memastikan layanan digital pendidikan berjalan andal, responsif, serta berorientasi pada manusia," pungkas Yudhistira.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
