Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

KJRI Jeddah Fasilitasi Pemulangan 96 PMI, Termasuk Satu WNI Lumpuh

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Sabtu, 17 Januari 2026 12:28 WIB
KJRI Jeddah memberikan fasilitasi pemulangan khusus bagi satu dari 96 WNI/PMI yang mengalami kondisi lumpuh akibat sakit. (Kemlu)
KJRI Jeddah memberikan fasilitasi pemulangan khusus bagi satu dari 96 WNI/PMI yang mengalami kondisi lumpuh akibat sakit. (Kemlu)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah memfasilitasi pemulangan 96 Warga Negara Indonesia/Pekerja Migran Indonesia (WNI/PMI) dari Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 95 WNI/PMI dipulangkan dari Rumah Detensi Imigrasi (Tarhil) Syumaisi, Makkah, terdiri atas 11 laki-laki dan 84 perempuan.

Selain rombongan utama, KJRI Jeddah juga memberikan fasilitasi pemulangan khusus bagi satu WNI/PMI yang mengalami kondisi lumpuh akibat sakit. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pelindungan menyeluruh negara terhadap warganya di luar negeri.

Seluruh WNI/PMI tiba di Tanah Air pada Jumat (16/1/2026) menggunakan penerbangan Saudi Arabian Airlines SV 816 dan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada pukul 09.08 WIB.

Pemulangan tersebut merupakan hasil kerja intensif Tim Pelayanan dan Pelindungan Kemlu RI bersama KJRI Jeddah melalui layanan kekonsuleran, koordinasi dengan otoritas Arab Saudi, serta penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi seluruh WNI/PMI yang dipulangkan.

"Selain memfasilitasi pemulangan rombongan utama, KJRI Jeddah juga memberikan perhatian khusus kepada WNI/PMI dengan kondisi kesehatan serius sebagai bentuk komitmen negara dalam memberikan pelindungan yang menyeluruh," demikian keterangan resmi Kemlu RI.

Setibanya di Indonesia, Direktorat Pelindungan WNI Kemlu RI memfasilitasi proses kedatangan dan berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, antara lain Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Bea Cukai Bandara, serta Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan proses serah terima dan tindak lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelindungan, pelayanan, dan pendampingan maksimal kepada seluruh WNI/PMI, termasuk dalam memastikan proses pemulangan ke Tanah Air berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan