Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Kobaran Api di Komplek PLN Natuna Hanguskan 4 Mesin Pembangkit
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Kamis, 10 Januari 2019 09:27 WIB
BATAMTODAY.COM, Natuna - Kebakaran hebat yang terjadi pada Rabu (9/1/2019) sekira pukul 18.10 WIB di kawasan Kantor PLN Natuna telah berhasil ditangani petugas Damkar setelah tiga jam berjibaku dengan 5 unit mobil pemadam serta 3 unit mobil tanki.
Setelah api berhasil dipadamkan sekira pukul 20.40 WIB, diketahui bahwasanya yang terbakar merupakan kamar mesin bukan Kantor PLN Natuna. Namun, posisi kamar mesin pembangkit listrik itu masih berada satu komplek dengan kantor dan jaraknya juga cukup dekat.
Kepala PLN Natuna, Dwi Ristiono menyampaikan, api bermula pada mesin diesel nomor 2 dan merembet ke mesin lainnya, hingga mengakibatkan 4 mesin terbakar. Diketahui juga, mesin pembangkit yang terbakar itu merupakan milik PT Bima Golden Powerindo (BGP).
"Api diperkirakan terjadi dari mesin PLTS nomor 2 milik PT BGP dikarenakan bahan-bahan digudang tersebut mudah terbakar sehingga api dengan cepat membakar merembet hingga ke-3 mesin lainya, juga milik PT BGP yang berlokasi berdekatan dengan tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) mesin PLTD," ucap Dwi Ristiono, didampingi Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal; Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti dan sejumlah pejabat lainnya, Rabu malam.
Dijelaskan Dwi, dalam optimilisasi listrik pasca terbakar akan didukung PLN Pian Tengah dengan menyuplai 3 Mega Watt (MW) listrik ke wilayah Ranai dan dibantu 4 mesin PLN yang berkekuatan 4 x 800 Watt untuk memenuhi kebutuhan pemakai yang mencapai puncak beban pada malam hari sekitar 6 MW lebih.
"Malam ini kita akan perbaiki instalasi listrik, untuk wilayah Bandarsyah sekitar saat ini juga sudah hidup lampu, karena sudah didukung dari PLN Pian Tengah," ucapnya.
Sementara untuk penyebab terjadinya kebakaran, Polres Natuna masih melakukan proses penyelidikan. Sejauh ini belum diketahui ada tidak korban jiwa dan berapa kerugian yang dialami PLN Natuna.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
