Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Kodim 0318-Natuna Gelar Binter Terpadu 2020, Fokus Peningkatan Sektor Ekonomi Masyarakat

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Selasa, 17 November 2020 18:53 WIB
Dandim 0318/Natuna, Letkol (Arm) Asep Ridwan, seusai melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan di Air Raya, Selasa (17/11/2020) siang. (Ist)
Dandim 0318/Natuna, Letkol (Arm) Asep Ridwan, seusai melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan di Air Raya, Selasa (17/11/2020) siang. (Ist)

BATAMTODAY.COM, Natuna - Komando Distrik Militer (Kodim) 0318/Natuna melaksanakan program Binter Terpadu 2020 di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Salah satu sasaran fisik dalam kegiatan tersebut, yaitu dengan membangun satu jembatan dan jalan semenisasi di Air Kicur RT02/RW03 Dusun Air Raya, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna.

"Dalam program Binter Terpadu 2020 ini, sasaran fisiknya adalah rehab jembatan, jalan semenisasi, rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 3 unit dan membangun taman bacaan, sebab dimasa pandemi ini banyak siswa yang belajar secara daring," jelas Dandim 0318/Natuna, Letkol (Arm) Asep Ridwan, seusai melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan di Air Raya, pada Selasa (17/11/2020) siang.

Selain sasaran fisik, sambung Asep Ridwan, pihaknya juga melaksanakan kegiatan non fisik pada program Binter Terpadu tahun ini. Di antaranya melakukan sosialisasi new normal, Pemilu Sehat 2020, Wawasan Kebangsaan (Wasbang), pemeriksaan kesehatan, pembagian sembako dan masker, pemberdayaan Sumberdaya Manusia (SDM) melalui budidaya ikan tawar serta mengedukasi penangkaran penyu di Pulau Serasan.

"Target pelaksanaannya sekitar satu bulan setengah, mudah-mudahan bulan Desember nanti semuanya sudah selesai," ucap Asep Ridwan.

Rencananya, kata Dandim, Komandan Korem 033/WP Brigjen TNI Harnoto yang akan melakukan langsung peletakan batu pertama pembuatan jembatan tersebut. Namun lantaran adanya suatu hal yang tidak bisa ditinggalkan, akhirnya Danrem berhalangan hadir.

"Akhirnya kita mulai pembangunannya, sebab sudah mulai memasuki cuaca musim utara, sehingga takut tidak terkejar. Tetapi nanti di lain waktu InsyaAllah Danrem akan meninjau langsung," katanya.

Disebutkan Dandim, dirinya sempat merasa tertantang, lantaran Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal menyebutkan, bahwa banyak masyarakat Natuna yang agak sedikit khawatir atau takut, dengan keberadaan TNI di Bumi Laut Sakti Rantau Bertuah. Atas dasar itulah, Dandim bertekad untuk menghadirkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat, salah satunya dengan membangun jembatan dan jalan semenisasi yang sedang dikerjakan.

"Dan Alhamdulillah berkat kata Dari Natuna untuk Indonesia yang selalu kami gaungkan, akhirnya kita dapat anggaran dari Pusat, melalui Kodam I/BB. Jadi program Binter Terpadu tahun 2020 ini digelar di 3 Kodam, untuk di Kodam I dilaksanakan di wilayah Kodim 0318/Natuna, dan ini patut kita syukuri," ungkap Asep Ridwan.

Ia juga berharap, agar setiap program yang dilaksanakan oleh Kodim 0318/Natuna dapat bermanfaat bagi masyarakat diujung utara NKRI. Hal ini sebagai wujud kemanunggalan TNI bersama Rakyat.

Sementara itu Camat Bunguran Timur, Wan Suhardi, mengaku sangat berterimakasih kepada aparat TNI AD, khususnya Kodim 0318/Natuna, yang telah menjadikan daerahnya sebagai sasaran fisik dalam kegiatan Binter Terpadu 2020.

Menurut dia, kegiatan ini dapat membantu sektor perekonomian masyarakat Bunguran Timur secara umum. Sebab jembatan yang dibangun merupakan akses vital bagi masyarakat Air Kicur, untuk mengangkut hasil perkebunan, seperti kelapa, durian dan cengkeh.

"Apalagi banyak warga disini yang bekerja sebagai pemecah batu, sehingga dibutuhkan jembatan yang kokoh dan jalan yang layak, bagi warga yang ingin memuat batu mereka menggunakan truck," ujar Wan Suhardi.

Ia juga meminta agar setelah jalan dan jembatan selesai dibangun, warga dapat menjaga dan merawatnya dengan baik, agar bisa dimanfaatkan dengan kurun waktu yang lama.

Hal senada juga disampaikan oleh Lurah Bandarsyah, Suhardi, bahwa pihaknya mengaku sangat bersyukur dan terimakasih, sebab telah diberikan bantuan berupa pembangunan jembatan dan jalan diwilayahnya oleh Kodim 0318/Natuna.

Ia juga menyampaikan, berkat komunikasi yang baik antara Pemerintah Kelurahan Bandarsyah dengan Koramil 01/Ranai, akhirnya daerah yang dipimpinnya terpilih sebagai sasaran fisik dalam program Binter Terpadu 2020.

"Alhamdulilah, di Kelurahan kami mendapat 2 kegiatan dalam kegiatan ini, yaitu 1 unit RTLH di RW 10 dan pembuatan jembatan dan jalan semenisasi di RW 03 ini. Jika bukan karena usulan Pak Danramil 01/Ranai, mungkin hal ini tidak akan disetujui oleh Bapak Dandim," sebut Suhardi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Lingkungan (Kaling) Air Kicur, Idris, mewakili masyarakat setempat, juga mengucapkan terimakasih kepada Kodim 0318/Natuna, yang telah membantu pembangunan infrastrukur dasar diwilayahnya, seperti pembangunan jembatan dan jalan semenisasi yang selama ini mereka idam-idamkan.

"Sudah berapa tahun pak kami melewati jembatan kayu ini, terkadang jika truck pengangkut batu melintas, gemetar kami melihatnya, takut roboh. Dengan adanya bantuan jembatan ini, kami masyarakat Air Kicur sangat-sangat berterimakasih kepada Bapak Babinsa, yang telah menyampaikan aspirasi kami ini, dan Alhamdulillah terealisasi," ucap Idris.

Kegiatan tersebut diisi dengan acara peletakan batu pertama oleh Dandim 0318/Natuna, diikuti Camat, Lurah, Danramil 01/Ranai dan perwakilan Kapolsek Bunguran Timur. Lalu ditutup dengan penyerahan alat kerja oleh Dandim 0318/Natuna kepada perwakilan pekerja, foto bersama serta ramah tamah.

Hadir dalam kesempatan itu, Danramil 01/Ranai Mayor (Inf) Narta beserta jajarannya, Kapolsek Bunguran Timur diwakili Bhabinkamtibmas Briptu Teguh, Pasiter Kodim 0318/Natuna Kapten (Arh) Agus Sungkowo, Pasi Pers Kodim 0318/Natuna Lettu (Inf) Hasan Basri, tokoh masyarakat, tokoh agama serta sejumlah masyarakat setempat.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan