Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Konsulat RI Tawau Fasilitasi Pemulangan 217 WNI Deportasi dari Malaysia ke Nunukan

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Jumat, 13 Februari 2026 12:08 WIB
Sebanyak 217 WNI dipulangkan melalui jalur laut dari Pelabuhan Tawau menuju Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Selasa (10/2/2026). (Kemlu)
Sebanyak 217 WNI dipulangkan melalui jalur laut dari Pelabuhan Tawau menuju Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Selasa (10/2/2026). (Kemlu)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Konsulat Republik Indonesia Tawau kembali memfasilitasi pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) bermasalah yang dideportasi oleh otoritas Malaysia pada 10 Februari 2026. Sebanyak 217 WNI dipulangkan melalui jalur laut dari Pelabuhan Tawau menuju Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan.

Proses pemulangan menggunakan dua kapal, yakni KM Francise dan KM Purnama, yang disiapkan untuk mengangkut para deportan. Seluruh WNI yang dipulangkan sebelumnya telah menjalani proses hukum di wilayah Sabah dan dinyatakan telah menyelesaikan masa hukuman sesuai ketentuan yang berlaku.

Menjelang keberangkatan, Konsulat RI Tawau memberikan bantuan logistik berupa pakaian, makanan, minuman, serta kebutuhan dasar lainnya sebagai bekal perjalanan. Selain itu, sejumlah staf ditugaskan melakukan pendampingan guna memastikan kelancaran dan keamanan proses pemulangan hingga para deportan tiba di Nunukan dan diserahkan kepada instansi terkait untuk penanganan lanjutan.

Staf Teknis Imigrasi Konsulat RI Tawau, Muhammad Gazel Enim F, mengingatkan para WNI agar mematuhi peraturan di negara tujuan kerja. "Apabila ingin kembali masuk ke Malaysia, perhatikan izin tinggal yang dimiliki dan jangan melebihi batas waktu yang telah ditentukan. Bagi yang ingin bekerja, harus mengikuti prosedur resmi sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Kegiatan fasilitasi pemulangan ini merupakan bagian dari upaya perlindungan WNI di luar negeri sekaligus memastikan proses repatriasi berjalan aman, tertib, dan sesuai regulasi.

Editor: Gokli

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan