Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Mulai 19 April, KM Sabuk dan Bukit Raya Sementara Waktu Tak Berlayar ke Natuna

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Rabu, 8 April 2020 17:04 WIB
Kapal Pelni saat bersandar di Kabupaten Natuna. (Foto: Kalit)
Kapal Pelni saat bersandar di Kabupaten Natuna. (Foto: Kalit)

BATAMTODAY.COM, Natuna - Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna, Iskandar DJ menyampaikan untuk sementara waktu KM Sabuk dan Bukit Raya tak berlayar ke Natuna.

Hal ini menyusul adanya surat permohonan Bupati Natuna kepada Dirjen Perhubungan Laut setelah berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19.

"Pemda Natuna sudah kirim surat permohonan ke Dirjen Laut untuk sementara semua jenis kapal penumpang akan ditunda masuk ke Natuna," ucap Iskandar kepada BATAMTODAY.COM, Rabu (8/4/2020).

Dijelaskan Iskandar, mulai tanggal 19 April 2020, kapal Sabuk dan Bukit Raya untuk sementara waktu tidak akan masuk Natuna, sementara untuk kapal kargo dan Tol laut akan tetap melayani ke Natuna untuk memasok kebutuhan sembako.

Terkait batas waktu penundaan kapal penumpang masuk ke Natuna, Iskandar menjelaskan, menyesuaikan keadaan lapangan terkait antisipasi virus Covid-19. "Setiap bulan akan dievaluasi, Bupati Natuna melalui tim gugus tugas Covid-19 akan rapat untuk memantau perkembangan keadaan di lapangan," papar Iskandar.

Kepala Sub Cabang Pelni Natuna, Mardhany menyampaikan, pihaknya akan menunggu arahan pusat tentang pemberhentian pelayanan semua kapal Sabuk dan Bukit raya menuju Natuna. "Hingga tanggal 11 April 2020, pelayanan kapal masih normal, diperkirakan untuk tanggal 19 April 2020 semua kapal penumpang tidak akan ke Natuna," ucap Mardhany.

Diuraikannya, pihak Pelni akan melakukan pemberhentian sementara waktu masuk ke Natuna khusus untuk kapal penumpang sesuai arahan Surat Bupati Natuna. Untuk kapal kargo dan tol logistic laut tetap masuk untuk support sembako dan keperluan lainya.

Sementara itu, hingga saat ini, pihak Pelni masih melayani rute dari Tanjungpinang menuju Pontianak dan Jakarta masih berjalan normal.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan