Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Musrenbang Kecamatan Bintan Utara Prioritaskan Infrastruktur, Stunting dan UMKM
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Senin, 26 Januari 2026 15:28 WIB
BATAMTODAY.COM, Bintan - Pemerintah Kabupaten Bintan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan sebagai upaya menyerap dan memastikan kebutuhan masyarakat yang bersifat prioritas serta realistis di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Bintan, Roby Kurniawan, usai menghadiri Musrenbang Kecamatan Bintan Utara yang berlangsung di Gedung Nasional (GN) Tanjunguban, Senin (26/1/2026). "Musrenbang dimulai dari Kecamatan Bintan Utara dan akan dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Bintan hingga beberapa hari ke depan," ujar Roby.
Menurutnya, Musrenbang menjadi wadah strategis untuk melihat langsung kebutuhan masyarakat, khususnya program yang bersifat mendesak dan dapat direalisasikan sesuai kondisi keuangan daerah saat ini. Sementara itu, usulan berskala besar yang belum dapat diakomodasi di tingkat kecamatan akan diteruskan ke pemerintah provinsi maupun pusat.
"Usulan yang tidak tertampung di kecamatan karena porsinya besar akan disampaikan ke tingkat provinsi, pemerintah pusat, atau melalui sumber pendanaan lain sesuai mekanisme yang berlaku," jelasnya.
Roby menambahkan, peningkatan infrastruktur dasar, penerangan jalan umum, penanganan stunting, serta penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih menjadi prioritas utama di Kecamatan Bintan Utara.
Sementara itu, Camat Bintan Utara, Helmi Setiawati, mengungkapkan terdapat sejumlah usulan yang masuk kategori nonkriteria dalam Musrenbang kecamatan karena tergolong proyek besar. Usulan tersebut antara lain pembangunan bahu jalan di Jalan Mekar Sari, pembangunan Jalan Merdeka Tanjunguban, serta lanjutan pembangunan jalan di Desa Lancang Kuning.
"Banyak usulan yang disampaikan masyarakat. Sebagian akan direalisasikan pada tahun 2026, namun untuk usulan nonkriteria akan kami ajukan ke Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau atau pemerintah pusat," kata Helmi.
Ia menjelaskan, lanjutan pembangunan jalan di Desa Lancang Kuning dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas warga yang sebagian besar berprofesi sebagai petani. Selain itu, akses jalan tersebut diharapkan dapat mempersingkat jarak tempuh anak-anak sekolah yang selama ini harus menempuh perjalanan cukup jauh.
"Pembangunan jalan dan bahu jalan juga bertujuan untuk mengantisipasi banjir yang kerap terjadi saat musim hujan dan menjadi kekhawatiran warga," pungkasnya.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
