Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Ngesti Kecewa Disparbud Tak Undang Tokoh Sejarah Natuna pada Gelaran 'Funtouristic Festival 2019'

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Minggu, 28 Juli 2019 12:32 WIB
Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni
Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni

BATAMTODAY.COM, Natuna - Ajang besar hari jadi Kota Ranai ke- 148 yang diramaikan dengan event Akbar berskala Internasional yang menghadirkan 'Funtouristic Festival 2019' yang ditaja Dinas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Natuna mengundang kekecewaan masyarakat Natuna. Sebab, tidak menghadirkan para tokoh-tokoh yang telah turut serta berjuang dulunya untuk membangun kota Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Penghargaaan itu tidak dapat dilaksanakan dengan tidak adanya undangan kepada para mantan Bupati, ketua DPRD Natuna dan para mantan pejabat Natuna lainya dalam acara 'Funtouristic Festival 2019' di Pantai Kencana, Ranai, Sabtu (27/7/2019).

Hal ini juga ditegaskan Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni saat menyampaikan kata sambutan. Ngesti menyayangkan para tokoh pejuang Kota Ranai dan Kabupaten Natuna tidak hadir pada malam hari ini.

"Saya dengar mereka tidak dapat undangan. Misalnya para tokoh masyarakat seperti mantan Bupati, mantan Ketua dan Anggota DPRD, atau tokoh-tokoh lain yang ikut memperjuangkan daerah ini, seharusnya diundang," ucap Ngesti, sedikit kecewa.

Ngesti juga meminta kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna, Wan Siswandi agar dapat memperhatikan dan mengevaluasi Disparbud Natuna dalam pelaksanaan kegiatan berikutnya bisa mengahdirkan tokoh tokoh yang telah berjuang untuk Natuna.

"Nanti Pak Sekda tolong ingatkan Disparbud, supaya peringatan HUT Kota Ranai kedepan, agar mengundang para tokoh pejuang Kota Ranai dan Kabupaten Natuna. Karena mereka adalah para pejuang dan penggerak pembangunan daerah yang kita cintai ini," tegas Ngesti.

Karena kata Ngesti, para tokoh masyarakat yang dimaksud, telah berjasa dalam memperjuangkan berdirinya Ranai yang menjadi Ibu Kota Kabupaten Natuna saat ini.

"Mereka adalah saksi sejarah terbentuknya daerah ini. Bahkan Bung Karno (Presiden RI pertama) pernah berpesan, dengan kalimat 'Jas Merah'. Artinya jangan sekali-kali melupakan sejarah," tegas Ngesti.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Natuna, Hardinansyah, mengaku benar-benar tidak sengaja, atas keluputan pihaknya yang tidak mengundang para saksi sejarah terbentuknya Kota Ranai dan Kabupaten Natuna tersebut.

Editor: Surya

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan