Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

NTAC Gelar Trabas Khusus dalam Pelepasan Dandim Natuna ke Mabes TNI AD

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Senin, 27 Juli 2020 17:22 WIB
NTAC sebelum trabas di depan Makodim 0318/Natuna. (Foto: Kalit)
NTAC sebelum trabas di depan Makodim 0318/Natuna. (Foto: Kalit)

BATAMTODAY.COM, Natuna - Puluhan rider penghobi motor trail dilepas dari Markas Kodim 0318/Natuna menuju hutan asri untuk berpetualang melintasi jalan terjal di kawasan Hutan Batu Sisir menuju Desa Selemam, Kecamatan Bunguran Timur Laut pada Minggu (26/7/2020) pagi.

Natuna Trail Adventure Comunity (NTAC) sengaja menggelar event trabas khusus untuk pelepasan Komandan Kodim 0318/Natuna, Letkol Czi Ferry Kriswardana. Di mana, perwira melati dua ini juga sebagai penasehat dalam Komunitas NTAC di Kabupaten Natuna.

Dalam event ini, Kepala Basarnas Natuna, Mexianus Bekabel beserta 40 rider NTAC memberi penghormatan atas pindah tugas Dandim 0318/Natuna, Letkol Czi Ferry Kriswardana ke Mabes TNI AD sebagai Pabandya-1/Dallakproggar Spaban IV/Dalproggar Srenad.

Medan terjal, jalan berlumpur disertai rauman suara kenalpot racing menjadi penyambung silaturahmi dan keakraban para rider dengan Dandim 0318/Natuna.

Suasana pun menjadi lebih romantis, ketika Letkol Ferry mengajak sang istri ikut dalam kegiatan ekstrem tersebut. "Biar ibu ikut merasakan suka dukanya main motor trail. Ini adalah hobinya para lelaki," celetuk Dandim Ferry saat mengawali perjalanannya.

Adrenalin pun terus memuncak, saat para rider melintasi sungai dan diguyur hujan deras di wilayah Hutan Selemam. Rombongan pun menyempatkan untuk istirahat sejenak di salah satu rumah warga.

Sambil menunggu hujan reda, para rider mempersiapkan perbekalan untuk melanjutkan rute ekstrem yaitu Hutan Sebadai Hulu.

Selama perjalanan, tidak sedikit rider terpeleset dan terjatuh. Lumpur pekat dan medan terjal menjadi tantangan utama yang harus ditaklukan para rider untuk sampai tujuan akhir.

Perjalanan rider pun terhenti disebuah bukit, di mana lokasi tersebut sudah masuk kawasan perkebunan warga Desa Sebadai Hulu. Di situlah rombongan mulai menyantap perbakalan, mulai dari nasi bungkus, ikan sambel, lalapan petai hingga mie rebus turut menjadi hidangan paling enak.

"Di sinilah rasa persaudaraan kita tumbuh dan semakin kuat. Saya harap, sepindahnya saya ke Jakarta, NTAC tetap hidup, dan terus aktif," ungkap Dandim kepada para rider.

Perjalanan pun kembali dilanjutkan sampai akhirnya tim rider NTAC tiba di Pantai Tanjung. Keseruan pun berubah menjadi haru saat Letkol Ferry mengucapkan salam perpisahan. Satu persatu rider bersalam dan memeluk erat Dandim.

"Maafkan segala kesalahan saya dan keluarga selama bergabung di NTAC. Saya berharap komunikasi kita tidak putus sampai di sini. Temen-temen yang pergi ke Jakarta, silahkan mampir," ungkapnya.

Pembina NTAC, Rudi mengucapkan ribuan terima kasih atas dukungan Komandan Kodim pada organisasi NTAC. "Beliau adalah penasehat kami, kegiatan trabas ini menjadi momen perpisahan sekaligus sebagai pengantar tugas beliau ke Jakarta," tutur Rudi.

Rudi berharap, momen trabas kali ini dapat memberikan kesan positif, bahwa setiap pertemuan tentunya ada perpisahan. Kehadiran Letkol Ferry di NTAC banyak memberikan manfaat khususnya dalam menjaga kekompakan agar NTAC selalu hidup.

"Pastinya kami merasa kehilangan, sikap beliau yang tidak membedakan jabatan, pangkat maupun status golongan terhadap anggota rider, itu sudah luar biasa sekali. Jika dalam arena trabas, beliau ada rider dan juga teman, semua anggota bebas menyapa, itulah sosok Komandan Ferry, sampai kapan pun beliau tetap bagian dari NTAC," pungkas Rudi.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan