Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017
Pemerintah Perkuat Langkah Stabilisasi Harga Jelang Nataru 2025-2026
Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali
Kamis, 11 Desember 2025 12:28 WIB
BATAMTODAY.COM, Jakarta - Di tengah tekanan global akibat perang dagang, ketegangan geopolitik, dan ketidakpastian cuaca yang memicu volatilitas harga pangan, tingkat inflasi Indonesia pada November 2025 tetap menunjukkan kinerja positif. Inflasi tercatat 2,72% (yoy) dan berhasil berada dalam rentang sasaran selama delapan bulan berturut-turut.
Inflasi inti terjaga di 2,36% (yoy) seiring pertumbuhan permintaan domestik yang berlangsung bertahap serta ekspektasi inflasi masyarakat yang stabil. Sementara itu, inflasi volatile food mencapai 5,48% (yoy) dan inflasi administered price berada pada level 1,58% (yoy), dipengaruhi oleh penyesuaian tarif angkutan udara.
Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ferry Irawan, menyampaikan capaian tersebut mencerminkan sinergi kuat seluruh pemangku kepentingan, termasuk peran strategis Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sebagai garda terdepan pengendalian harga di daerah. Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah (Rakorpusda) Pengendalian Inflasi 2025 di Jakarta, Senin (8/12/2025).
Rakorpusda tersebut merupakan tindak lanjut Rakornas Pengendalian Inflasi serta agenda Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia pada 28 November 2025. Pemerintah memastikan setiap langkah stabilisasi harga dapat dijalankan secara cepat dan terukur hingga tingkat daerah.
"Dengan sinergi yang semakin kuat, pemerintah yakin inflasi 2025 dan 2026 dapat tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5+/-1%," ujar Ferry.
Ia menambahkan, upaya ekstra tetap dibutuhkan untuk menjaga inflasi Desember serta menurunkan volatile food di bawah 5%.
Dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pemerintah daerah diminta memperkuat langkah antisipatif, seperti operasi pasar, gerakan pangan murah, stabilisasi pasokan dan harga (SPHP), pemantauan distribusi bersama Satgas Pangan, serta memastikan kecukupan stok pangan dan kelancaran logistik. Selain itu, komunikasi publik diperkuat guna menjaga ekspektasi masyarakat.
Bansos dan Stimulus Akhir Tahun untuk Jaga Daya Beli
Ferry menjelaskan bahwa pemerintah terus menggelontorkan berbagai program bantuan sosial dan stimulus untuk menjaga daya beli serta menahan potensi kenaikan harga di akhir tahun. Program tersebut mencakup:
- Bantuan pangan berupa 10 kg beras dan minyak goreng bagi 18,3 juta KPM (Oktober-November 2025)
- BLT Kesra Rp 300.000 untuk 35,05 juta KPM selama Oktober-Desember 2025
- Program diskon tarif transportasi 22 Desember 2025 - 10 Januari 2026
- Event belanja nasional seperti Epic Sale, Harbolnas, dan BINA
- Berbagai kegiatan pariwisata nasional dan internasional
Antisipasi La Nina hingga Maret 2026
Pemerintah juga memantau potensi dampak La Nina yang diperkirakan berlangsung hingga Maret 2026. Fenomena tersebut dapat menekan produksi pertanian dan memperketat pasokan pangan. Antisipasi dilakukan melalui perluasan pembiayaan produktif bagi petani, optimalisasi program kredit termasuk KUR Pertanian, serta penguatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) agar pasokan dari wilayah surplus tetap mengalir ke wilayah defisit. BUMN logistik juga dimaksimalkan untuk menjaga efisiensi rantai pasok.
Pengumuman TPID Award 2025
Dalam Rakorpusda ini, pemerintah turut mengumumkan pemenang TPID Award 2025, termasuk peringkat II dan III untuk kategori Provinsi Berkinerja Terbaik, Kabupaten/Kota Berkinerja Terbaik, dan Kabupaten/Kota Berprestasi. Para pemenang direkomendasikan menerima insentif fiskal 2026 sebagai apresiasi atas keberhasilan mereka mengendalikan inflasi di wilayah masing-masing.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri pejabat dari Kementerian Dalam Negeri, Bank Indonesia, serta perwakilan TPID provinsi dan kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.
Editor: Gokli
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Berita tidak ditemukan
