Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Pertamina dan SERUNI Salurkan Bantuan Air Bersih serta 1.577 LPG untuk Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Kamis, 12 Februari 2026 11:08 WIB
Penyaluran 1.577 tabung LPG Bright Gas ukuran 5,5 kilogram, bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Selasa (10/2/2026). (Istimewa)
Penyaluran 1.577 tabung LPG Bright Gas ukuran 5,5 kilogram, bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Selasa (10/2/2026). (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Pidie - PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Solidaritas Perempuan Indonesia (SERUNI) Kabinet Merah Putih (KMP) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Selasa (10/2/2026). Bantuan mencakup penyediaan sarana air bersih di kawasan hunian sementara (huntara) serta penyaluran 1.577 tabung LPG Bright Gas ukuran 5,5 kilogram.

Kegiatan diawali dengan peninjauan sekaligus aktivasi tiga titik sumur bor air bersih di kawasan huntara sekitar Gedung MTQ Pidie Jaya. Fasilitas tersebut disiapkan untuk memastikan masyarakat yang masih tinggal di hunian sementara tetap memiliki akses air bersih yang layak, terutama untuk kebutuhan sanitasi dan kesehatan lingkungan.

Selanjutnya, bantuan energi berupa 1.577 tabung Bright Gas 5,5 kilogram diserahkan secara simbolis di Gudang Bulog Pidie Jaya. Sales Area Manager Retail Aceh PT Pertamina Patra Niaga, Misbah Bukhori, menyerahkan bantuan tersebut kepada Bupati Pidie Jaya, H Sibral Malasyi, untuk didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat.

Ketua Bidang IV SERUNI KMP, Sri Suparni Bahlil, berharap fasilitas air bersih dan bantuan energi yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat terdampak. "Pada hari ini kami mengunjungi warga terdampak bencana di Pidie Jaya sekaligus meresmikan sarana air bersih yang didukung oleh Pertamina. Mudah-mudahan fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga yang akan menghuni Huntara Pidie Jaya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (12/2/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. "Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama. Bantuan tabung gas dan bantuan lainnya ini merupakan hasil kolaborasi berbagai kementerian yang diinisiasi oleh ibu-ibu SERUNI KMP," tambahnya.

Ketua Umum SERUNI KMP, Tri Tito Karnavian, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian bersama terhadap masyarakat terdampak bencana. "Kami menyalurkan bantuan bagi korban bencana banjir bandang dan menitipkannya kepada Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya agar dapat disalurkan kepada masyarakat yang berhak. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar," katanya.

Bupati Pidie Jaya, H Sibral Malasyi, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Kementerian ESDM, SERUNI KMP, dan Pertamina. "Alhamdulillah, kami telah menerima 1.577 tabung gas LPG beserta kompor gas. Atas nama Pemerintah Kabupaten dan seluruh masyarakat Pidie Jaya, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM, SERUNI, dan khususnya Pertamina. Kehadiran Pertamina Peduli di Pidie Jaya benar-benar kami rasakan dan sangat membantu masyarakat untuk bangkit kembali," ungkapnya.

Misbah Bukhori menambahkan, Pertamina Patra Niaga berkomitmen mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, terutama melalui penyediaan energi dan sarana penunjang kehidupan sehari-hari.

"Bersama Kementerian ESDM, SERUNI KMP, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Pidie Jaya, Pertamina Patra Niaga telah melakukan serah terima tiga unit sumur bor air bersih untuk kawasan Huntara Pidie Jaya serta menyerahkan sebanyak 1.577 tabung Bright Gas 5,5 kilogram bagi masyarakat terdampak. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan mendukung proses pemulihan masyarakat pascabencana," ujarnya.

Program bantuan ini tidak hanya berfokus pada penyaluran logistik, tetapi juga pada keberlanjutan pemanfaatannya. Sarana air bersih diharapkan dapat dikelola secara kolektif oleh masyarakat, sementara distribusi bantuan energi dilakukan melalui pemerintah daerah agar tepat sasaran.

Selain itu, penyediaan sarana air bersih tersebut turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 6 tentang air bersih dan sanitasi layak, SDG 11 mengenai kota dan permukiman berkelanjutan, serta SDG 13 terkait aksi terhadap perubahan iklim dan penguatan ketangguhan masyarakat menghadapi bencana.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.