Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Pinjaman Tanpa Bunga UMKM Batam Minim Peminat, Ini Sederet Kendala Penyalurannya

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Rabu, 7 Januari 2026 11:28 WIB
Kepala Dinas UMKM Kota Batam, Salim. (Foto: Dok.Batamtoday)
Kepala Dinas UMKM Kota Batam, Salim. (Foto: Dok.Batamtoday)

BATAMTODAY.COM, Batam - Program pinjaman tanpa bunga bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang digulirkan Pemerintah Kota Batam belum terealisasi optimal. Sejumlah kendala teknis dan administratif disebut menjadi faktor utama minimnya penyaluran program tersebut.

Kepala Dinas UMKM Kota Batam, Salim, mengungkapkan salah satu hambatan terbesar berasal dari persyaratan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau yang sebelumnya dikenal sebagai BI Checking. Selain itu, kepemilikan aset usaha juga menjadi syarat yang sulit dipenuhi sebagian pelaku UMKM.

"Masalah SLIK OJK dan kepemilikan aset masih menjadi kendala utama bagi UMKM untuk mengakses kredit ini," ujar Salim saat dihubungi, Selasa (6/1/2026).

Tak hanya itu, keterbatasan jangkauan layanan perbankan turut menghambat penyaluran. Bank BTN Cabang Batam, sebagai mitra penyalur, hanya melayani pinjaman bagi pelaku UMKM dengan lokasi usaha maksimal sekitar 10 kilometer dari kantor bank.

"Pelaku UMKM di wilayah seperti Sekupang dan daerah lain yang jaraknya lebih dari itu otomatis tidak bisa memanfaatkan program ini," jelas Salim.

Akibat berbagai kendala tersebut, realisasi program masih jauh dari target. Dari sasaran 1.500 pelaku UMKM, hingga kini baru 19 pelaku usaha yang dinyatakan lolos verifikasi dan menerima pinjaman. Padahal, Pemerintah Kota Batam telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk mendukung program tersebut.

"Dari target 1.500 UMKM, yang terealisasi baru 19 orang. Padahal anggaran yang kita siapkan mencapai Rp 3 miliar," kata Salim.

Rendahnya serapan ini, lanjut Salim, membuat salah satu program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra, belum dirasakan secara luas oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

Salim menjelaskan, pada 2025 Pemko Batam telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Bank BTN Cabang Batam sebagai upaya mendukung penyaluran kredit tanpa bunga. Namun, hasil evaluasi sepanjang 2025 menunjukkan perlunya perbaikan menyeluruh dalam pelaksanaan program.

"Kami sudah menyurati Sekda Kota Batam agar dilakukan evaluasi menyeluruh. Harapannya anggaran Rp3 miliar ini bisa terserap maksimal. Kalau hanya 19 orang, tentu manfaatnya belum luas," ujarnya.

Dalam skema program tersebut, setiap pelaku UMKM berhak memperoleh pinjaman sebesar Rp20 juta tanpa bunga. Salim menambahkan, Pemko Batam membuka peluang kerja sama dengan pihak lain yang dinilai mampu menyalurkan kredit tanpa bunga secara lebih efektif.

"Pihak mana pun yang sanggup dan mampu menyalurkan kredit tanpa bunga secara maksimal, tentu akan kami prioritaskan," tutup Salim.

Editor: Gokli

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan