Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Sempat Hilang Kontak, Kapal Pompong Tujuan Serasan Natuna Telah Ditemukan

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Jumat, 15 Januari 2021 12:21 WIB
Kapal pompong milik warga Desa Hilir Serasan yang sempat hilang kontak telah ditemukan. (Istimewa)
Kapal pompong milik warga Desa Hilir Serasan yang sempat hilang kontak telah ditemukan. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kapal pompong milik warga Desa Hilir Serasan yang sempat hilang kontak pada Selasa (12/1/2021) tujuan Serasan Kabupaten Natuna telah kembali di Pelabuhan Kampung Air Peluntan, Desa Air Ringau Kecamatan Serasan Timur.

Hal itu dibenarkan Kapolsek Serasan Ipda Lundu Herryson Sagala. Ia mengatakan, kapal warna biru dengan atas kombinasi list merah putih berangkat dari Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat.

"Berdasarkan pengakuan Adi (41) nahkoda kapal itu sekira 6 jam menempuh perjalanan dari Pelabuhan Paloh, tiba-tiba cuaca buruk dengan angin kencang disertai gelombang laut tinggi sehingga ia memutuskan untuk berteduh di Pulau Merendam," ujarnya, Jumat (15/1/2021).

Selain Adi, kata dia, ada dua ABK di atas kapal itu, Tajuin (63), Sapriadi (33) dan satu orang penumpang bernama Pari. Pada 14 Januari 2021 sekira pukul 06.30 Wib, Adi memutuskan bertolak dari Pulau Merendam menuju Kecamatan Serasan, dan tiba sekitar pukul 14.15.WIB.

"Mereka berteduh di pulau tersebut selama 2 malam," tuturnya.

Kapolres Natuna, AKBP Ike Krisnadian, menyampaikan, setelah diketahui keberadaan Kapal pompong tersebut pihaknya langsung berkoordinasi bersama pihak Kecamatan Serasan Timur dan Desa Air Ringau untuk mengambil langkah-langkah yang dikira perlu, termasuk pengecekan kesehatan nakhoda, ABK dan penompang kapal pompong tersebut ke Puskesmas.

"Kemudian kita mengadakan cross check terhadap keberadaan kapal pompong tersebut, ternyata tidak memiliki izin berlayar dari Paloh menuju Serasan, demikian juga sebelumnya waktu keberangkatan dari Serasan menuju Paloh juga tidak mengantongi izin berlayar dari Syahbandar Serasan," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Kapolres menghimbau kepada masyarakat pemilik kapa agar lebih berhati-hati apabila melakukan pelayaran karena saat ini cuaca sangat ekstrim yang diakibatkan musim utara dengan angin kencang disertai hujan dan gelombang laut tinggi.

"Demikian juga kepada pihak Syahbandar, saya berharap, untuk lebih teliti dan memperketat permohonan izin berlayar mengingat insensitas curah hujan sangat tinggi disertai angin kencang dan gelombang laut yang tinggi," pungkasnya.

Editor: Yudha

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan