Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Semua Kader Golkar Punya Hak Sama Menjadi Ketua DPD I Kepri

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Senin, 2 Maret 2020 13:40 WIB
Plt Gubernur Kepri, Isdianto dan Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni saat menghadiri  Musda ke V Partai Golkar yang berlangsung 2-4 Maret 2020 di RM Sisi Basisir Ranai. (Foto: Kalit)
Plt Gubernur Kepri, Isdianto dan Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni saat menghadiri Musda ke V Partai Golkar yang berlangsung 2-4 Maret 2020 di RM Sisi Basisir Ranai. (Foto: Kalit)

BATAMTODAY.COM, Natuna - Setiap kader partai Golkar punya hak yang sama untuk diangkat menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Kepri. Itu juga berlaku untuk Kabupaten Natuna yang akan melaksanakan Musda ke V Partai Golkar yang berlansung 2-4 Maret 2020 di RM Sisi Basisir Ranai.

Demikian ungkap Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Kepri, Taba Iskandar. Perlakuan sama setiap Kader Partai Golkar untuk diangkat menjadi Ketua DPD II telah diatur dalam ADRT Partai berlambang Pohon Beringin tersebut.

"Sesuai dengan ADRT kita, Musda itu bertujuan untuk mengevalusi kinerja kader dalam satu periode ketua DPD, memilih ketua dan membuat program kerja, itulah agenda Musda," ujar Taba Iskandar.

Taba Iskandar melanjutkan, Musda merupakan forum tertinggi dalam mengambil keputusan di Partai Golkar yang ia naungi. Jadi dalam kegiatan Musda semua diputuskan, siapa Ketua DPD II terpilih dan apa saja program kerja yang akan dilaksanakan untuk priode kedepan.

Selanjutnya, Taba Iskandar juga berharap kepada Ketua DPD II Partai Golkar terpilih, dapat menjagaga situasi kondusif sebab ini merupakan perhelatan atau kenduri partai golkar.

"Ini rumah kita, ini kenduri kita, saya himbau kader Golkar jaga situasi kondusif selama Musda berlangsung, dan saya tekankan setiap Kader Golkar punya hak sama untuk dipilih atau diangkat sebagai Ketua DPD II Kabupaten Natuna dalam Musda V ini," paparnya.

Lanjut Taba Iskandar, setiap Kader Partai Golkar memiliki hak dan peluang yang sama, karena itu merupakan suatu syarat mutlak, kecuali di luar kader Golkar tentu tidak bisa karena tidak memenuhi persataran.

"Tidak ada tebang pilih bagi semua kader Partai Golkar yang telah mengabdi selama 5 tahun, semua sama tanpa celah. Kalau partai ini mau maju, maka peluang harus diberikan seluas-luasnya kepada setiap kader yang ada di Golkar," paparnya.

Taba Iskandar menambahkan, bahwa dalam memimpin sebuah partai tentu ada pasang surut, tidak semua berjalan mulus tentu ada pengorbanan dan rintangan yang dihadapi.

"Bagi orang-orang yang telah menjalani masa-masa sulit di Partai, tentu memiliki kekuatan sendiri secara internal dan jati diri yang kuat baik sebagai seoraang pemimpin maupun sebagai kader," jelasnya.

Musda V Golkar di Kabupaten Natuna juga dihadiri Mentri pemuda dan olah raga, Zainuddin Amali dan Plt Gubernur Kepri, Isdianto.

Editor: Dardani

Bagikan:

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan