Logo

Cari berita

Cari artikel terbit. Mulai mengetik minimal dua karakter.

Telkomsel Gelar Kompetisi Film Pendek SISI 2025, Angkat Tema Cinta terhadap Indonesia

Oleh: Admin • Dibaca: 0 kali

Jumat, 21 November 2025 12:08 WIB
MAXStream Studios kembali menghadirkan program kompetisi film pendek Secinta Itu Sama Indonesia (SISI) sebagai upaya memberi ruang kreatif bagi sineas muda. (Istimewa)
MAXStream Studios kembali menghadirkan program kompetisi film pendek Secinta Itu Sama Indonesia (SISI) sebagai upaya memberi ruang kreatif bagi sineas muda. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Telkomsel melalui MAXStream Studios kembali menghadirkan program kompetisi film pendek Secinta Itu Sama Indonesia (SISI) sebagai upaya memberi ruang kreatif bagi sineas muda.

Program ini melanjutkan keberhasilan Secinta Itu Sama Sinema (SISS) pada tahun sebelumnya, yang berhasil melahirkan talenta baru di industri perfilman. Proses seleksi SISI 2025 berlangsung sejak 18 Agustus hingga 10 September 2025 dan mengurasi ratusan proposal dari berbagai daerah.

Mengusung tema "Kecintaan Terhadap Indonesia", SISI 2025 mendorong sineas muda untuk mengekspresikan kisah, nilai, dan keragaman Indonesia melalui film pendek. Peserta diberikan kebebasan interpretasi agar mampu memotret realitas Indonesia dengan cara yang segar dan inspiratif.

General Manager Digital Content Creation and Community Telkomsel, Anto M C Sihombing, menegaskan komitmen Telkomsel melalui MAXStream Studios untuk terus menghadirkan ruang berkarya yang inklusif. "Keberhasilan tahun lalu membuktikan bahwa talenta Indonesia mampu bersinar di panggung global. Karena itu, kami akan terus mendukung karya yang mencerminkan kekayaan budaya serta kreativitas anak bangsa," ujar Anto, Jumat (21/11/2025).

Tiga Karya Terbaik SISI 2025

Setelah proses kurasi menyeluruh, tiga film terpilih untuk menerima pendanaan produksi dan mentoring. Karya-karya tersebut dinilai unggul dari segi kreativitas, orisinalitas, kekuatan karakter, serta alur cerita.

1. Hanya Ada Kedamaian di Balik Jendela Rumahku

Sutradara: Ayesha Alma Almera
Produser: Sohfy Pratiwi
Penulis: Alex Suhendra, Ayesha Alma Almera

Sinopsis: Dunya, penghuni kontrakan, berusaha menghindari bau pesing yang muncul setiap ada lomba burung dengan meletakkan sesajen palsu. Tindakan itu justru membuat jendelanya dianggap keramat dan memunculkan konflik baru, hingga kedatangan seorang perempuan misterius membawa kisah yang lebih gelap.

2. Yuck and Yum!

Sutradara: Kurnia Alexander
Produser: Eliza Cheisa
Penulis: Kurnia Alexander
Sinopsis: Ayu, buruh pabrik asal Jawa, menjadi subjek film yang mengangkat kisah kecelakaan kerjanya. Ia dipasangkan dengan Susan, aktris Indo-Belanda, dalam video wisata kuliner Indonesia–Belanda. Pengalaman microaggression membuat Ayu akhirnya meledak dan merebut kembali narasinya.

3. The Lost Forest

Sutradara: Mizam Fadilah Ananda
Produser: Rohil Fidiawan M, Wisnu Dwi Prasetyo
Penulis: Mizam Fadilah Ananda, Wisnu Dwi Prasetyo

Sinopsis: Uli, bocah tujuh tahun, menjalani ritual kedewasaan seorang diri di hutan karst Kalimantan. Keyakinannya terguncang ketika ia mendapati kerusakan hutan dan jejak manusia modern, yang ia anggap sebagai “roh baru” yang mengancam tradisi leluhurnya.

Juri SISI 2025, sutradara Aco Tenriyagelli, mengatakan bahwa program ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang dialog kreatif. "Tiga karya ini membuktikan bahwa Indonesia tidak pernah kehabisan cerita, dan sineas muda selalu hadir membawa perspektif baru," ujarnya.

Tayang Perdana di JAFF 2025

Ketiga film terpilih akan melakukan penayangan perdana di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2025 pada 30 November 2025. Pada edisi ke-20 bertema "Transfiguration", JAFF menampilkan 227 film dari 43 negara dan telah menjadi salah satu festival film paling berpengaruh di Asia.

Melanjutkan Kesuksesan SISS 2024

Peluncuran SISI 2025 menegaskan posisi MAXStream Studios sebagai rumah produksi dengan lebih dari 140 konten film dan series. Program ini melanjutkan jejak SISS 2024, yang sukses membawa karya anak bangsa ke festival internasional, di antaranya:

  • Little Rebels Cinema Club (Khozy Rizal) menyabet berbagai penghargaan, termasuk Crystal Bear di Berlinale 2025 dan sejumlah awards di Inggris, Italia, Jepang, hingga Timor-Leste.
  • Film Wajib Tonton Sebelum Mati (Razny Mahardhika) tampil di FSAI 2025 Australia dan festival internasional lain.
  • Final Draft (Hannan Cinthya) tampil di PopCon International Film Festival 2025.

Editor: Gokli

Berita Lainnya

Belum ada berita lain untuk ditampilkan.

Berita Terbaru

Berita tidak ditemukan